Advertisement
⚡ Baca Sampai Tuntas
Advertisement
Home » Langkanya “Minyak Kita” Picu Keluhan Pedagang Gorengan dan Pecak Lele

Langkanya “Minyak Kita” Picu Keluhan Pedagang Gorengan dan Pecak Lele

Dumai (khabarterkini.com) – UMKM mengeluhkan kelangkaan minyak goreng kemasan “Minyak Kita” yang sulit ditemukan di pasaran dan berdampak pada usaha pedagang kecil.

Kelangkaan minyak goreng kemasan “Minyak Kita” mulai dikeluhkan para pelaku UMKM, terutama pedagang gorengan, pecak lele, dan penjual kerupuk yang sangat bergantung pada minyak goreng untuk operasional harian. Kondisi ini dinilai memukul usaha kecil karena biaya produksi mulai meningkat.

Setelah di lakukan survei oleh media pad hari Jum’at (24/4/26). Sejumlah pedagang gorengan mengaku kesulitan memperoleh “Minyak Kita” di pasaran. Jika tersedia, stoknya terbatas dan cepat habis.

Indonesia Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Mereka terpaksa membeli minyak goreng merek lain dengan harga lebih tinggi, sehingga keuntungan usaha semakin menipis.

Keluhan serupa juga datang dari pedagang pecak lele yang membutuhkan minyak goreng dalam jumlah besar setiap hari.

Kenaikan biaya akibat langkanya minyak subsidi membuat sebagian pedagang mempertimbangkan menaikkan harga jual menu, meski khawatir akan memengaruhi daya beli pelanggan.

IHSG Menguat 1,56 Persen, MPXL dan FORU Pimpin Top Gainers

Pedagang kerupuk turut merasakan dampak yang sama. Mereka menyebut proses produksi menjadi terganggu karena sulit mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Jika kondisi ini terus berlanjut, pelaku usaha kecil khawatir produksi menurun dan usaha mereka terancam.

170 Peserta Hadiri Seminar K3 HIPKA Dumai Go to Kampus, Dorong Budaya Kerja Aman dan Produktif

Para pedagang menduga kelangkaan terjadi akibat distribusi yang belum merata di sejumlah wilayah, sementara permintaan masyarakat terhadap “Minyak Kita” cukup tinggi.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan UMKM yang bergantung pada kestabilan harga bahan pokok.

Pelaku UMKM berharap pemerintah segera turun tangan memastikan distribusi “Minyak Kita” kembali lancar dan mudah diakses masyarakat.

Ekspor Produk Kerajinan yang Meningkat: Mendorong Kemajuan Industri Kreatif Indonesia

Mereka meminta pasokan minyak goreng subsidi dijaga agar usaha kecil seperti pedagang gorengan, pecak lele, dan kerupuk tetap bisa bertahan. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP NEWS

01

Feyenoord Tak Berdaya, Barcelona Merobek Gawang Lima Kali di Camp Nou

02

Banjir Melanda Dumai, Pintu Air Tertutup, Ferdiansyah Minta Segera Dibuka

03

Anggota MPR RI Sri Meliyana Laksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

04

12 Cara Meraih Kesuksesan Menurut Para Pakar dan Buku Pengembangan Diri

05

PAC PDI-P Dumai Selatan Matangkan Persiapan Ranting dan Program Kerja, Bakti Sosial Jadi Agenda Perdana

LINGKUNGAN

Memuat postingan...

Peristiwa

Memuat Peristiwa...

TECHNOLOGY

Memuat Technology...

OPINI

Memuat Opini...

LIBURAN

Memuat Liburan...

PILIHAN REDAKSI






KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
× Advertisement
× Advertisement