Advertisement
⚡ Baca Sampai Tuntas
Advertisement
Home » Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Disiapkan Jadi Outlet Layanan Perbankan dan Penyalur Barang Bersubsidi

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Disiapkan Jadi Outlet Layanan Perbankan dan Penyalur Barang Bersubsidi

Ferry menyampaikan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Kopdes Merah Putih sebagai pusat penyaluran barang-barang subsidi, seperti gas LPG 3kg, pupuk, dan beras ke masyarakat. (Foto: Tangkapan Layar) 

Jakarta (khabarterkini.com) – Pemerintah menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan (KDK) Merah Putih sebagai outlet layanan perbankan sekaligus mendukung penyaluran barang bersubsidi secara lebih tepat sasaran kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, usai menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Jumat (16/7/26).

1.999 Dapur SPPG Ditutup, BGN Tegaskan Sertifikasi Higiene Sanitasi Jadi Syarat MBG

Ferry menjelaskan bahwa penguatan peran KDK Merah Putih akan didukung melalui berbagai skema pembiayaan, di antaranya Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui mekanisme channeling dari perbankan serta pembiayaan Mekaar yang dijalankan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

“Melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih plus dengan pembiayaan baik melalui skema channeling KUR dari bank ataupun juga dari skema pembiayaan Mekaar yang ada di Bank Rakyat Indonesia,” ujar Ferry.

Selain menjadi sarana pembiayaan, Ferry mengatakan KDK Merah Putih juga berpeluang menjadi outlet layanan perbankan guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

PAC PDI-P Dumai Selatan Matangkan Persiapan Ranting dan Program Kerja, Bakti Sosial Jadi Agenda Perdana

“Ataupun juga nanti menjadikan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih itu sebagai outlet jasa layanan dari perbankan juga bisa,” lanjutnya.

Terkait penyaluran barang bersubsidi, Ferry menyampaikan bahwa mekanisme teknis masih akan diatur oleh kementerian terkait. Namun, sesuai arahan Presiden, prinsip utama kebijakan tersebut adalah agar barang bersubsidi dapat disalurkan langsung kepada masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ekspor Produk Kerajinan yang Meningkat: Mendorong Kemajuan Industri Kreatif Indonesia

“Ya diatur, itu teknisnya, diatur oleh Kementerian teknis, tapi prinsipnya barang bersubsidi menurut arahan Presiden itu harus disalurkan langsung kepada masyarakat melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,” ungkap Ferry.

Menanggapi kekhawatiran mengenai keberlangsungan agen dan pangkalan yang telah beroperasi, Ferry menegaskan bahwa keberadaan KDK Merah Putih tidak akan menggantikan seluruh jaringan yang ada. Menurutnya, pengaturan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan jumlah agen dan pangkalan yang telah tersebar di berbagai daerah.

“Enggak, dikurangin ada lah. Jangan semuanya kan koperasi kan jumlahnya ada ribuan agen ada belasan atau puluhan ribu pangkalan itu kan nanti bisa diatur,” pungkasnya. (red)

Fatahuddin, SH, Direktur Eksekutif Trust Institute, Pertanyakan Pinjaman Pemko Dumai ke BSRK

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TOP NEWS

01

PAC PDI-P Dumai Selatan Matangkan Persiapan Ranting dan Program Kerja, Bakti Sosial Jadi Agenda Perdana

02

Polda Riau Bongkar Dugaan Pembukaan Lahan Ilegal 111,77 Hektare di Dumai

03

Banjir Melanda Dumai, Pintu Air Tertutup, Ferdiansyah Minta Segera Dibuka

04

Bupati Pidie Jaya Tanam Pohon untuk Pulihkan Lingkungan Pasca Bencana

05

Menciptakan Kota Bebas Kemacetan: Pembangunan Kereta Bawah Tanah sebagai Solusi

LINGKUNGAN

Memuat postingan...

Peristiwa

Memuat Peristiwa...

TECHNOLOGY

Memuat Technology...

OPINI

Memuat Opini...

LIBURAN

Memuat Liburan...

PILIHAN REDAKSI






KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
× Advertisement
× Advertisement